ODHA dengan Infeksi Oportunis : Dermatitis Kronis dan SGB

Perbaikan yang begitu cepat hanya dalam waktu 1 bulan pengobatan. Alhamdulllah

Control Keberadaan Virus HIV

Sangat penting di lakukan Kontrol VL selama Pengobatan Kami

Pelatihan Konselor HIV

Pelatihan Konselor HIV TK Propinsi Jawa Tengah di BAPELKES Gombong Kebumen

PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN HIV AIDS

Penyakit HIV secara modern belum di temukan obatnya, karena itu banyak pasien mencari jalan pengobatan alternatif. Namun sebaiknya ODHA harus pandai memilih dan memilah metode pengobatan alternatif yang sesuai dengan syariat pengobatan HIV yakni memperbaiki sistem pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, mengeluarkan virus dari tubuh, dan mengobati infeksi oportunistis.

Ramuan kami di buat dari bahan herbal pilihan ( lokal / impor ) Insha Allah mampu mencegahan dan mengobati penyakit HIV 

Berbekal pengalaman kami, siap berikan GARANSI PENGOBATAN


MENCEGAH VIRUS HIV 
GARANSI 100%

Anda telah melakukan hubungan sex BERESIKO, baik ada GEJALA ataupun belum ada gejala seperti flu, kondisi badan cepat lemah, sakit kepala, diare, panas dalam hilang timbul, kemudian di lakukan tes antihiv dan hasilnya masih “ non reaktif “ biasanya anda di sarankan untuk tes antihiv ulang 3 bulan lagi. Maka sebaiknya SEGERA di lakukan TERAPI PENCEGAHAN, tidak harus menunggu 3 bulan, karena bisa saja hasilnya justru “ REAKTIF ” kemudian baru di lakukan pengobatan maka anda TERLAMBAT.

Sebab Kondisi pasien saat Periode Jendela ( Window Period )

  1. Tes HIV masih negatif ( Non Reaktif ) karena jumlah virus hiv masih sedikit sehingga belum terbentuk antibodi
  2. Pasien mampu menularkan HIV ke orang lain terutama lewat hubungan sex, jarum suntik, Tranfusi darah
Hasil antihiv “ non reaktif “ karena jumlah virus hiv masih sedikit sehingga belum terbentuk antibodi. Pada saat virus masih sedikit, inilah saat yang paling tepat untuk di lakukan TINDAKAN TERAPI PENCEGAHAN agar terhindar dari Penyakit HIV selamanya.


TERAPI PENCEGAHAN HIV

sd Januari  2019 TERBUKTI 100% BERHASIL
Ratusan pasien berhasil kami selamatkan dari bahaya virus HIV.
sekali lagi JANGAN menunggu hasil antihiv " Reaktif “ anda akan terlambat

PROSEDUR PENGOBATAN

  1. RAWAT JALAN : Pasien datang ke tempat praktek dengan membawa hasil cek darah
  2. PENGOBATAN JARAK JAUH
Kirim melalui WA 082332222009
  • Nama dan Alamat lengkap
  • Hasil cek darah
  • Foto terbaru 
  • Foto Kopi KTP
  • Pasien Konsultasi langsung by Phone 0823 3222 2009
  • Kirim biaya Pengobatan melalui bank BNI 0823322229 an.MASRUKHI
  • Selanjutnya paket ramuan kami kirim ke alamat anda
UPAYA PENCEGAHAN dan LAMA PENCEGAHAN.
Terapi pencegehan HIV tidak cukup hanya menggunakan ramuan yang hanya berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh tetapi perlu pengobatan secara menyeluruh. dengan ramuan khusus kami Insha Allah mampu memberantas virus hiv secara TUNTAS.

Lamannya terapi pencegahan 1 sd 3 bulan tergantung kondisi pasien. rata rata cukup 1 bulan ( 1 paket )

Demikian semoga Allah menyembuhkan anda

KONSULTASI


GRIYA MEDISTRA
Jl. Krida Mulya 27
Kel.Kembaran Kulon
Kec.Purbalingga
Kab Purbalingga JAWA TENGAH

SEGERALAH BEROBAT SEBELUM TERLAMBAT
KAMI SIAP GARANSI 100%


TESTIMONI




 


 
 
 
 
 

Di bawah ini contoh pasien ODHA yang terlambat berobat secara benar. sangat kritis


TAHAP PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN HIV AIDS

PENCEGAHAN VIRUS HIV
di berikan untuk mereka yang berisiko / kelompok yang beresiko tertular viruh HIV dalan masa jendela ( antihiv masih non reaktif )

Tujuan terapi pencegahan yaitu hasil antihiv non rekaktif jangan sampai reaktif. artinya anda terbebas dari penyakit HIV .

Lamanya terapi pencegahan selama 1 sd 3 bulan , rata rata cukup satu bulan atau  tergantung kondisi pasien, kami yang menentukan apakah cukup 1 bulan atau 3 bulan.

PENGOBATAN HIV
Untuk mereka yang tes antihiv nya sudah positif ( reaktif )

Sebenarnya lamanya pengobatan tergantung jumlah virus hiv dan kondisi tubuh pasien
Lamanya pengobatan 6 - 10 bulan tergantung berat ringan nya IO ( infeksi oportunistis )
Jika kondisi sudah sehat, IO sudah sembuh tuntas dan dibuktikan dengan hasil pemeriksaan darah lengkap normal  maka di lanjutkan dengan pola hidup yang di ridloi Allah dan pola makan yang baik ( nutrisi yang cocok )


Insha Allah rata rata pasien kami cukup pengobatan selama 6 - 10 bulan sudah bisa sehat / pulih seperti semula dan memiliki daya tahan tubuh optimal.

Dengan daya tahan tubuh yang ooptimal di harapkan hiv bisa sembuh tuntas ( viraload andeteksi dan antihiv menjadi non reaktif )



Sudah banyak pasien kami yang sudah tidak lagi kami obati dan kondisi tubuh tetap sehat wal afiat.


MENGAPA PENYAKIT HIV SULIT DI SEMBUHKAN SECARA TUNTAS ?
  1. Secara modern belum di temukan obat nya
  2. Secara alternatif kebanyakan terapi hanya menggunakan herbal yang sifatnya meningkatkan daya tahan tubuh. bukan mengobati secara keseluruhan.
  3. Keberadaan virus 2 %  di sistem peredaran darah dan 98% di sistem limfatik, lumen usus, lumen otak dll. dan kebanyakan obat hanya bekerja di sistem peredaran darah tanpa memikirkan virus yang berada di sistem limfatik, lumen usus dll. Lupakan jika anda berobat alternatif dengan biaya mahal hanya ramuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. gunakan yang lebih murah dan efektif. 

METODE PENGOBATAN KAMI klik disini

Gambar terkait

Menkes: Penularan HIV dari Suami ke Istri Meningkat

Seorang ibu dengan HIV menggendong bayinya yang tidak terinfeksi virus tersebut di sebuah tempat penampungan di Jayapura. (Foto: Dok)
JAKARTA — 
Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi di Jakarta, Selasa (19/3) mengatakan saat ini di Indonesia terdapat 75 kabupaten kota yang memiliki prevalensi HIV/AIDS yang sangat tinggi, antara lain karena penularan dari suami ke istri yang meningkat.

Menurut Nafsiah, jumlah ibu rumah tangga yang terinfeksi HIV dari pasangan tetapnya cukup tinggi, mencapai 3.733 kasus akumulatif dari 1987 sampai 2012.

Untuk itu, kata Nafsiah, pihaknya terus melakukan promosi terkait penggunaan kondom untuk perempuan agar mereka tidak menjadi korban akibat perilaku seksual yang dilakukan pasangan mereka.

“Sudah ada kondom perempuan, nah kita promosikan. Kita melakukan pelatihan-pelatihan. Kita impor kondom perempuan sehingga perempuan bisa melindungi dirinya. (Penularan terhadap ibu rumah tangga) meningkat jauh lebih cepat dari pekerja seks,” ujarnya.

Untuk 75 kabupaten/kota dengan prevalensi HIV/AIDS yang tinggi, diantaranya Ternate dan Jayapura, Nafsiah menyatakan saat ini pihaknya akan fokus pada penurunan penyebaran virus HIV AIDS di daerah-daerah tersebut.

Bagi mereka yang sudah berperilaku berisiko, lanjut Nafsiah, pihaknya akan melakukan upaya pencegahan agar tidak menularkan ke orang lain. Selain itu, pihaknya kata Nafsiah, juga akan melakukan diagnosa dini dan pengobatan dini.

“Kita tidak menunggu sampai dia datang kepada kita akan tetapi ditawari testing. Itu kepada siapa? Pertama, semua yang datang ke puskesmas dan ada penyakit kelamin, sebab itu kan perilaku seksnya berisiko. Kedua, semua populasi kunci, pengguna narkoba suntik,” ujarnya.

“Di samping itu ibu hamil di daerah-daerah dengan prevalensi tinggi juga akan ditawari apakah akan testing maksudnya adalah supaya kita mengetahui sedini mungkin kalau ibu ini positif. Kemudian, kalau sudah ada yang positif laki-laki atau perempuan maka akan langsung ditanyakan pasangannya siapa supaya pasangannya juga di tes.”

Nafsiah menambahkan pengobatan dini sangat penting karena sejumlah penelitian menyatakan bahwa risiko penularan tertinggi terjadi pada enam bulan pertama.

Sebelumnya, juru bicara badan PBB untuk HIV/AIDS UNGASS on AIDS di Jakarta, Aditya Wardana, meminta agar pemerintah meningkatkan sosialisasi yang lebih baik lagi terkait program pencegahan penularan HIV AIDS dari ibu ke bayi.
Ini penting untuk memutuskan mata rantai penularan HIV AIDS dari ibu ke bayinya, ujarnya.
“Kita hidup di Indonesia dimana perempuan dihimbau untuk mengikuti kemauan suaminya, sementara dengan posisi seperti itu, otomatis posisi tawar dia di dalam menegosiasikan kondom sebagai alat pencegah HIV akan rendah,” ujarnya.

Data Kementerian Kesehatan menyatakan sejak 1 Januari hingga 30 September 2012, jumlah orang dengan HIV di Indonesia sebanyak 15.372 orang, sedangkan AIDS berjumlah 3.541 orang.

sumber : www.voaindonesia.com

Beberapa Penderita HIV Sembuh Setelah Hentikan Obat Antiretroviral ARV

Hasil penelitian di Perancis menunjukkan, 14 orang dewasa penderita HIV bisa mengendalikan infeksi itu tanpa obat, setelah berhenti minum obat antiretroviral (foto: dok).

Sekelompok kecil pasien HIV-positif di Perancis tetap dalam kondisi sehat setelah berhenti minum obat antiretroviral. Pasien-pasien itu memulai pengobatan dalam 10 minggu setelah tertular.
Penelitian di Perancis itu melibatkan 14 orang dewasa, yang dikenal sebagai kelompok Visconti. Mereka memulai pengobatan dalam 10 minggu setelah tertular HIV, dan terus menggunakan obat rata-rata selama tiga tahun.

Dr. Asier Sáez-Cirión, kepala tim peneliti itu, mengatakan, “Mereka bisa mengendalikan infeksi itu tanpa obat, dan kami amati pada sebagian mereka ada penurunan jumlah virus yang ada selama bertahun-tahun. Jadi, mereka tidak menunjukkan gejala-gejala infeksi.”

Penelitian itu menyatakan, dengan diagnosis dini dan pengobatan cepat, sekitar satu dari 10 penderita HIV-positif “pada dasarnya bisa sembuh” –kondisi di mana virus itu belum hilang, tetapi telah berkurang sampai tingkat yang cukup rendah sehingga pengobatan lebih jauh tidak dibutuhkan.

Ke-14 pasien dalam penelitian itu tetap sehat selama lebih dari tujuh tahun.

Awal bulan ini, tim ilmuwan Amerika mengumumkan, mereka telah mengobati seorang bayi yang lahir dengan HIV.

Bayi itu, yang diberi obat antiretroviral dalam waktu 30 jam setelah lahir, juga dinyatakan “pada dasarnya sembuh.”

Sáez-Cirión mengatakan kedua penelitian itu penting. “Kedua penelitian itu pemahamannya sama, yaitu pengobatan dini bisa membantu sebagian orang mencapai kondisi di mana infeksi berkurang setelah diberi obat.”

Namun Sáez-Cirión tetap bersikap hati-hati. Ia mengatakan kebanyakan pasien yang mengikuti cara pengobatan yang sama tidak berhasil mengendalikan infeksi itu. Ia menekankan pentingnya pasien melanjutkan pengobatan. Kebanyakan penderita HIV, katanya, akan mengalami serangan AIDS jika pengobatan dihentikan.

Tim peneliti itu mengatakan tidak jelas mengapa sebagian pasien bisa sembuh sementara lainnya tidak.

Lebih-lebih lagi, kata Saez Cirion, pengobatan dini kerap sulit. “Pengobatan dini di mana-mana sulit. Bukan hanya di negara berkembang di mana yang terpenting adalah tersedianya obat kapan saja. Tetapi bahkan di Perancis, banyak orang yang mengabaikan bahwa mereka tertular virus HIV dan pada saat mereka pergi ke dokter, sudah agak terlambat,” paparnya.

Penelitian tim Perancis itu diterbitkan dalam jurnal Amerika PLOS Pathogens.

TESTIMONI PALSU HIV - HATI HATI

Hasil gambar untuk hiv palsu
Informasi ini saya dapatkan dari pasien pasien kami yang sudah merobat ke alternatif ( tanpa saya menyebut nama dan lokasinya )  mereka merasa di bohongi dengan janji janji palsu HIV SEMBUH TUNTAS menjadi NON REAKTIF, 
Hasilnya jangankan sembuh tuntas kondisi tubuh saja belum ada perubahan,  masih suka ngedrop mudah lemas dan lain lain. 

Karena itu saya menghimbau ODHA lebih berhati hati, bijaksana untuk memilih metode pengobatan, Jangan mudah percaya dengan testimoni dua tiga bulan sembuh tuntas. 

Biasanya testimoni yang di berikan tanpa di buktikan hasil tes darah . Adapun trik mereka : 
  • Menunjukan bukti hasil tes antihiv non reaktif tanpa menunjukan hasil lab sebelumnya.
  • Pengobat bekerja sama dengan orang dalam. (seperti mafia ) salah satu dari tim pengobat berperan  seolah olah sebagai mantan pasien yang telah sembuh tuntas dengan mendekati dan  menceritakan kepada pasien lainya yang sedang berobat tanpa menunjukan hasil laboratorium, hanya cerita membuat testimoni palsu seolah olah dia sudah sumbuh tuntas setelah berobat. 
Demikian semoga ODHA lebih berhati hati dalam berobat .

Saran : 
Jika anda sedang menjalani pengobatan dalam satu minggu tidak ada perubahan / perbaikan yang di rasakan atau Gejala hiv masih ada, sebaiknya jangan di teruskan.

semoga bermanfaat

Tabib Masrukhi

Cara Mencegah virus HIV Tabib Masrukhi GARANSI 100%

MENCEGAH VIRUS HIV GARANSI 100%

Anda telah melakukan hubungan sex BERESIKO, baik ada GEJALA ataupun belum ada gejala seperti flu, kondisi badan cepat lemah, sakit kepala, diare, panas dalam hilang timbul, kemudian di lakukan tes antihiv dan hasilnya masih “ non reaktif “ selanjutnya petugas VCT / dokter menyarankan untuk tes antihiv ulang 3 bulan lagi. Maka sebaiknya SEGERA di lakukan TERAPI PENCEGAHAN, tidak harus menunggu 3 bulan, karena jika menunggu hasilnya justru akan “ reaktif ”  kemudian  baru di lakukan pengobatan maka anda TERLAMBAT.

Sebab Kondisi pasien saat Periode Jendela ( Window Period )
  1. Tes HIV masih negatif ( Non Reaktif ) karena jumlah virus hiv masih sedikit sehingga belum terbentuk antibodi
  2. Pasien mampu menularkan HIV ke orang lain terutama lewat hubungan sex, jarum suntik, Tranfusi darah
Hasil antihiv “ non reaktif “ karena jumlah virus hiv masih sedikit sehingga belum terbentuk antibodi. Pada saat virus masih sedikit, inilah saat yang paling tepat untuk di lakukan TINDAKAN TERAPI PENCEGAHAN agar terhindar dari Penyait HIV selamanya.

TERAPI PENCEGAHAN HIV
sd Mei 2018 TERBUKTI 100% BERHASIL

sekali lagi  JANGAN menunggu hasil antihiv " Reaktif “ anda akan terlambat
INGAT  !!!! Mencegah lebih baik dari pada mengobati

PROSEDUR PENGOBATAN

RAWAT  JALAN    :  Pasien datang langsung ke tempat praktek dengan membawa hasil cek darah
PENGOBATAN JARAK JAUH      
Kirim melalui WA 082332222009
  1. Nama
  2. Alamat
  3. Hasil cek darah
  4. Pasien Konsultasi langsung by Phone  0823 3222 2009
  5. Kirim biaya Pengobatan melalui bank BNI 0823322229 an.MASRUKHI 
Selanjutnya paket ramuan kami kirim ke alamat anda

Biaya Pengobatan +ongkos kirim Rp. 4,6 juta / PAKET untuk pengobatan selama satu bulan. Apalah artinya 4,6 juta jika di bandingkan anda menderita HIV seumur hidup dengan segala resikonya.

kami berani GARANSI 

UPAYA PENCEGAHAN dan LAMA PENCEGAHAN.

Terapi pencegehan HIV tidak cukup hanya menggunakan ramuan yang hanya berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh tetapi perlu pengobatan secara menyeluruh. dengan ramuan khusus kami Insha Allah mampu memberantas virus hiv secara TUNTAS.
Lamannya terapi pencegahan 1 sd 3 bulan tergantung kondisi pasien. rata rata cukup 1 paket.

Demikian semoga Allah menyembuhkan anda

KONSULTASI

Tabib Masrukhi   : 0823 3222 2009

      GRIYA MEDISTRA
      Jl. Krida Mulya 27
      Kel.Kembaran Kulon
      Kec.Purbalingga
      Kab Purbalingga JAWA TENGAH

DISCLAIMER : 2-3 hari kami obati umum nya pasien merasakan perubahan yang cepat. Namun hasil pengobatan juga tergantung kondisi pasien dan IO (Infeksi Oportunis).
Berdoa dan berobatlah yang benar.