WARASHI

Mengendalikan  gula darah  itu mudah, yang sulit adalah mencegah dan mengobati  komplikasinya ,  seperti  - Disfungsi ereksi atau  impotensi...


Berpengalaman mengobati penyakit GBS, dengan metode multi terapi, insya Alloh GBS dapat segera di atasi di atasi
Jangan Putus Asa, Jika saudara menderita GBS, jangan ragu Hubungi kami 082332222009

Guillain Bare Syndrome atau yang dikenal dengan GBS adalah peradangan akut yang menyebabkan kerusakan sel saraf tanpa penyebab yang jelas. Sindrom ini ditemukan pada tahun 1916 oleh Georges Guillain, Jean-Alexandre BarrĂ©, dan AndrĂ© Strohl. Mereka menemukan sindrom ini pada dua tentara yang menderita peningkatan produksi protein cairan otak yang abnormal. Diagnosis GBS dapat dilakukan dengan menganalisa cairan otak dan electrodiagnostic. Indikasi terjadinya infeksi GBS adalah kenaikan sel darah putih pada cairan otak.

GBS (Guillain Barre Syndrome) merupakan salah satu dari penyakit autoimun. Pada kondisi normal, tubuh akan menghasilkan antibodi yang berfungsi untuk melawan antigen atau zat yang merusak tubuh ketika tubuh terinfeksi penyakit, virus, maupun bakteri. 
Namun pada kasus GBS, antibodi yang seharusnya melindungi tubuh justru menyerang sistem saraf tepi dan menyebabkan kerusakan pada sel saraf.  
Kerusakan tersebut akan menyebabkan kelumpuhan motorik dan gangguan sensibilitas penderita GBS. Jika kerusakan terjadi sampai pangkal saraf maka dapat terjadi kelainan pada sumsum tulang belakang.

Gejala
Gejala awal dari penyakit ini rasa seperti ditusuk-tusuk jarum diujung jari kaki atau tangan atau mati rasa di bagian tubuh tersebut. Kaki terasa berat dan kaku atau mengeras, lengan terasa lemah dan telapak tangan tidak bisa menggenggam erat atau memutar seusatu dengan baik (buka kunci, buka kaleng dll).
Gejala umum GBS:
  • Tak bisa merasakan refleks tangan dan kaki
  • Tekanan darah rendah
  • Mati rasa
  • Rasa terbakar
  • Lemah otot atau kelumpuhan:
    • Dalam kasus ringan, yang dialami hanya lemas
    • Bisa terjadi di tangan dan kaki berbarengan
    • Bisa memburuk dalam jangka waktu 24-72 jam
    • Bisa saja hanya menyerang saraf kepala
    • Bisa dimulai dari tangan lalu turun ke kaki atau sebaliknya
Jika mengalami gejala diatas, segeralah periksakan diri ke dokter agar pengobatan dapat dilakukan sejak dini, agar penanganan dan pemberian obat GBS tidak terlambat. atau anda bisa menghubungi kami 082332222009 kami bisa GARANSI pengobatan.

Testimoni  pada Penderita GBS ( kisah nyata, bisa kami pertanggung jawabkan ) 
 
Bapak Mintoharja dari desa slatri kec. padamara Purbalingga juni 2005 di nyatakan dokter spesialis RS setempat di nyatakan menderita penyakit autoimun GBS (guillain bare syndrom). Gejala awal yang saya rasakan adalah flu, demam, meriang selama 2 minggu dan pada waktu itu saya pikir hanya gejala demam biasa. Kondisi fisik semakin hari semakin menurun, gejala flu dan meriang-meriang mereda setelah dua minggu.Begitu gejal flu dan meriang mereda saya mulai merasakan kesemutan pada ujung-ujung jari kaki dan tangan, semakin lama rasa kesemutan semakin naik dan menjalar ke bagian tubuh bagian atas. Selain kesemutan juga mulai terasa nyeri.  Pada bulan juli rasa kesemutan sudah naik sampai ke pangkal paha dan saya mengalami kelumpuhan total pada bulan juli. sudah opnam di RS setempat cuma sampai dengan pulang pun masih mengalami kelumpuhan total/sama sekali tidak bisa jalan.
Alhamdulillah setelah berobat ke pak Tabib Masrukhi, sore di obati .. pagi nya langsung bisa berjalan. Alhamdulillah hingga sampai sekarang sudah dapat beraktifitas seperti biasanya.
Hasil gambar untuk tertular hiv
Selamat pagi dok,
saya ingin bertanya seberapa besar kemungkinan seseorang tertular HIV setelah melakukan hubungan beresiko tanpa pengaman dengan orang yang sudah terbukti positif HIV.
Apakah bisa langsung dipastikan dan divonis bahwa seseorang itu sudah tertular HIV? 
kapan waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan atau tes HIV setelah melakukan hal beresiko seperti itu agar bisa tahu pasti apakah tertular atau tidak? 
Dan pertanyaan yang terakhir, 
Apa ada batas tertentu untuk gejala HIV itu sendiri akan muncul. Jika tidak ada gejala HIV sama sekali selama beberapa bulan berikutnya bagaimana dok? 

Selamat Pagi, terimakasih atas kepercayaan Anda kepada kami. Kami sadar bahwa kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran tersendiri, seperti kita ketahui bahwa HIV hanya dapat menular melalui kontak langsung dengan cairan tubuh dari orang yang terinfeksi, seperti: Darah (termasuk darah haid), Semen / Sperma / Ejakulat, cairan vagina dan Air susu ibu. 

Hubungan seksual tanpa pengaman dengan orang yang terinfeksi HIV akan berisiko tinggi terhadap penularan, akan tetapi tidak dapat dipastikan seberapa besar kemungkinan tertularnya, karena akan bervariasi kasus per kasus. Sebagai gambaran, virus HIV akan menular dengan cara memasuki luka yang sangat kecil saat berhubungan seksual, atau langsung melalui selaput lendir pada organ intim. 

Jadi ketika Anda berhubungan intim tanpa pengaman dengan orang yang terinfeksi HIV, maka tidak dapat langsung divonis tertular HIV, karena ini perlu konfirmasi dengan pemeriksaan darah di laboratorium. 
Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah berkunjung ke dokter secara langsung, dokter akan memberikan terapi profilaksis (pencegahan) untuk meminimalisir penularan HIV secara dini pada diri Anda. Obat pencegahan ini sama dengan obat yang diminum oleh orang dengan HIV positif, biasanya diresepkan untuk penggunaan selama satu bulan. 
Agar pencegahan berjalan efektif, maka pemberian obat harus dimulai dalam waktu 72 jam pertama setelah terpapar virus atau dalam kasus ini setelah melakukan hubungan seksual tanpa pengaman. 

Kapan Anda bisa tahu tertular HIV atau tidak? Pemeriksaan laboratotium atau tes HIV untuk menentukan apakah Anda tertular HIV atau tidak, paling cepat dapat dilakukan 1 bulan setelah terpapar virus. 

Namun hasil yang paling akurat apabila pemeriksaan dilakukan setidaknya 12 minggu (3 bulan) setelah terpapar virus. Jadi, ketika tes HIV dilakukan pada bulan ke-3 atau lebih dan hasilnya menunjukkan negatif, maka Anda boleh merasa lega bahwa Anda tidak tertular HIV. Begitu pula sebaliknya, apabila hasil negatif didapatkan dari pemeriksaan yang dilakukan sebelum tiga bulan setelah terpapar, maka itu harus diulang. Jika karena alasan tertentu Anda masih merasa cemas terhadap hasil pemeriksaan pada bulan ke-3, maka tes HIV bisa diulang lagi pada bulan ke enam. Hal ini karena virus HIV memiliki window period yang panjang, di mana virus ada dalam tubuh, namun tubuh belum membentuk antibodi yang dapat terdeteksi melalui pemeriksaan darah. 

Mengenai gejala HIV, pada tahap awal akan sangat bervariasi dan mirip-mirip dengan gejala penyakit lainnya seperti flu, bahkan banyak di antaranya yang tidak menunjukkan gejala sama sekali, jadi hal ini tidak dapat menjadi patokan apakah seseorang terinfeksi atau tidak. 

Sekian jawaban dari kami, semoga dapat dipahami, terimakaih.
sumber : 
Assalamu`alaikum wr wb

Sebagian besar pasien kami yang menderita sakit B20, SGB, Fetty liver, Batu Empedu, Flex Paru, Kecanduan Narkoba berasal dari luar kota, luar pulau bahkan luar negeri. artinya pasien tersebut telah berobat kemana mana dengan berbagai macam metode. namum belum mendapatkan kesembuhan. inilah alasan kami membuat website menginformasikan tentang pengobataan kami sesuai pengalaman kami. Alhamdulillah atas pertolongan Allah telah banyak pasien kami yang tertolong.

Metode pengobatan komplementer kami yaitu memadukan terapi herbal medic  terapi spiritual dan saran perbaikan nutrisi reflexi perbaikan nutrisi reflexi dapat di lakukan sendiri )

Insha Allah jika ini di padukan hasilnya akan luar biasa.


Semoga Allah memberikan pertolongan kesembuhan
TERAPI PENCEGAHAN SAAT PERIODE JENDELA

Bila anda merasa telah melakukan hubungan / tindakan BERESIKO, kemudian muncul gejala seperti flu, kondisi badan cepat lemah, sakit kepala, panas dalam dan lain lain, kemudian di lakukan tes antihiv dan hasilnya non reaktif  selanjutnya petugas VCT / dokter menyarankan untuk tes antihiv ulang 3 bulan lagi. sebaiknya saudara tidak harus menunggu 3 bulan, karena bisa saja hasilnya justru akan reaktif  kemudian  baru di lakukan pengobatan maka anda TERLAMBAT.

Maka sebaiknya SEGERA di lakukan TERAPI PENCEGAHAN di saat periode Jendela.

Sebab Kondisi pasien saat Periode Jendela ( Window Period )
- Tes HIV masih negatif ( hasil antihiv non reaktif )
- Virus HIV sudah ada tapi belum terbentuk antibodi
- Pasien mampu menularkan HIV ke orang lain terutama lewat hubungan sex, jarum suntik pd IDU, Tranfusi darah



Gambar di atas di ambil dari salah satu pasien dengan hasil antihiv 0.07
masih sedikit dinyatakan non reaktif.


Hasil antihiv “ non reaktif “ karena jumlah virus hiv masih sedikit ( tidak terdeteksi ) sehingga belum terbentuk antibodi. Pada saat virus masih sedikit, inilah saat yang paling tepat untuk di lakukan TINDAKAN TERAPI PENCEGAHAN agar terhindar dari Penyait HIV yang sesungguhnya.

Dengan Kolaborasi metode pengobatan komplementer kami yaitu memadukan terapi herbal medic reflexi  terapi spiritual dan saran perbaikan nutrisi alhamdulillah HIV dapat di cegah dengan lebih baik 100 % berhasil

TERAPI PENCEGAHAN HIV
sd 1 Januari 2017 TERBUKTI 100% BERHASIL

sekali lagi  jangan menunggu hasil antihiv reaktif  anda akan terlambat
INGAT  mencegah lebih baik dari pada mengobati

PROSEDUR DAN BIAYA TERAPI PENCEGAHAN klik disini

UPAYA PENCEGAHAN dan LAMA PENCEGAHAN.

Terapi pencegehan HIV tidak cukup hanya meningkatkan daya tahan tubuh tetapi perlu pengobatan secara menyeluruh. dengan ramuan khusus kami Insha Allah mampu memberantas virus hiv secara total. Lamannya terapi pencegahan 1 sd 3 bulan tergantung kondisi pasien. setelah 3 bulan silahkan cek antihiv ulang.

Bagi yang serius berobat mohon kunjungi link di bawah ini terlebih dahulu. jika ada pertanya an lain silahkan telp kami

● Prosedur Pengobatan   klik disini 
● Biaya pengobatan   klik disini ● Garansi Pengobatan   klik disini ● Metode Pengobatan   klik disini ● Tanya Jawab   klik disini 

Demikian semoga Allah memberikan pertolongan kepada hamba yang di kehendaki-Nya

KONSULTASI

Tabib Masrukhi   Telpon : 0857 7000 8151

Hasil gambar untuk penyakit lumpuh layu artis
Kasus anak belum bisa jalan sering kami tangani. sebagai orang tua pasti sangat cemas. Anak belum bisa jalan di sebabkan banyak faktor. Penyebab utama harus bisa ditangani

Prosedur Pengobatan Kami

Sebaiknya anak datang ketempat praktek. bawalah hasil pemeriksaan yang telah di lakukan seperti cek darah atau ct scan. 

Metode Pengobatan 
Teknik pengobatan kami klik disini 

Biaya dan Lama Pengobatan 
Biaya pengobatan di sesuaikan dengan penyebab dan lama pengobatan tergantung tingkat keparahan pasien rata rata seminggu sudah banyak perubahan bahkan ada yang sudah jalan dalam waktu 2 minggu.

Garansi
Kami bisa memberikan garansi 100% setelah kami analisa dahulu.
  
Semoga ini bermanfaat 

Konsultasikan  
Tabib Masrukhi  0823 3222 2009
Tanda tanda penyakit HIV pada kulit
Hasil gambar untuk tanda tanda hiv pada kulit

Pengaruh Infeksi HIV pada Kulit
Beberapa minggu setelah kita terinfeksi HIV, kita mungkin mengalami gejala serupa dengan flu. Ini disebut infeksi HIV primer. 

Gejala ini dapat termasuk ruam yang berwarna merah dan yang tidak menimbulkan gatal. Gejala ini biasanya berlangsung 2-3 minggu, dan pulih sendiri tanpa obat.

Pada infeksi lanjutan, sistem kekebalan tubuh kita menjadi rusak, dan ini dapat menyebabkan kulit merah dan gatal-gatal. Masalah ini dapat diobati dengan krim steroid atau obat antihistamin.

Bila kita mulai memakai terapi antiretroviral (ART), sistem kekebalan tubuh mulai pulih. Kadang kala pemulihan ini bisa menyebabkan masalah kulit, misalnya akne (jerawat) dan folikulitis (benjolan pada akar rambut). Sebetulnya ini tanda baik, yang menunjukkan bahwa kekebalan kita mulai pulih kembali 

Dermatitis

Masalah yang paling umum disebut sebagai dermatitis atau eksem. Penyakit ini adalah peradangan hebat yang menyebabkan pembentukan lepuh atau gelembung kecil pada kulit hingga akhirnya pecah dan mengeluarkan cairan. Dermatitis dapat disebabkan oleh berbagai alasan dan penyakit ini dapat diobati dengan obat antihistamin. Untuk meringankan masalah kulit kering apa pun, hindari mandi lama dan penggunaan sabun yang keras atau produk lain yang dapat mengganggu kulit.

Dermatitis seboroika (radang pada kelenjar lemak kulit) sering terjadi pada bagian tubuh yang berbulu, dan kelihatan seperti ketombe berwarna agak kuning. Penyakit ini umum terkait HIV tahap bergejala; sampai 80% Odha dengan penyakit HIV lanjut mengalaminya. Dermatitis dapat diobati dengan olesan steroid, atau krim atau tablet antijamur. Beberapa masalah pada jangat (kulit) kepala diobati dengan sampo (pencuci rambut) antiketombe atau antijamur. Madu yang dilarutkan 90% dengan air hangat juga dapat berguna untuk mengobati dermatitis seboroika dan ketombe.

Masalah Kulit karena Infeksi

Infeksi kulit biasanya dibagi menjadi tiga golongan: infeksi disebabkan oleh bakteri, jamur atau virus.

Tinea adalah infeksi jamur yang menyebabkan kulit merah yang mengeripik dan daerah yang putih dan lembab. Tinea diobati dengan krim antijamur. Minyak pohon teh (tea tree oil) mungkin juga efektif. Jagalah agar kulit tetap kering dan menghindari bahan yang dapat menimbulkan gatal, misalnya deodorant (pembasmi bau badan).

Folikulitis adalah infeksi kulit, kemungkinan disebabkan oleh ragi, yang dapat diobati dengan obat antijamur.

Impetigo adalah infeksi bakteri pada kulit, dengan luka berlapis keras berwarna merah-kuning. Impetigo juga dapat menularkan akar rambut, dengan menyebabkan bisul dan abses. Penyakit ini diobati dengan antibiotik.

Jerawat yang kecil seperti mutiara dapat disebabkan oleh moluskum, atau oleh infeksi jamur misalnya kriptokokus . Moluskum dapat menyebar secara sangat cepat dan seharusnya segera diobati.

Kutil, terutama kutil pada alat kelamin atau dubur yang disebabkan oleh HPV  sering dialami oleh Odha.

Psoriasis dan kudis juga dapat menyebabkan masalah kulit untuk Odha, seperti juga beberapa penyakit terkait HIV, misalnya herpes, sarkoma Kaposi, histoplasmosis, MAC, dan TB .

Efek Samping Obat

Odha sering mengalami efek samping obat yang berpengaruh pada kulit, misalnya ruam. Sebagian besar ringan dan pengobatan dapat dilanjutkan. ARV golongan NNRTI dapat menyebabkan ruam baru setelah kita mulai memakai obat – nevirapine pada 20-30% penggunanya, dan efavirenz pada 5%. Ruam ini biasanya ringan (gatal-gatal) dan hilang setelah tubuh kita membiasakan diri pada obat. Namun masalah dapat menjadi gawat, sampai ke sindrom Stevens-Johnson.

Untuk mengurangi kemungkinan terjadinya efek samping, beberapa obat dapat dimulai dengan dosis lebih rendah. Misalnya nevirapine HARUS dimulai dengan dosis separuh dan dosis penuh baru dipakai setelah dua minggu. Bicara dengan dokter sebelum mengurangi dosis obat apa pun.

Abacavir, sebuah ARV lain, dapat menyebabkan ruam sebagai reaksi alergi yang dapat menjadi gawat. Bila kita pakai abacavir dan mengalami ruam, kita harus langsung berhenti memakai obat tersebut dan tidak pernah memakainya lagi untuk seumur hidup. Sekarang ada tes untuk menunjukkan apakah kita kemungkinan akan mengalami reaksi ini 

Obat lain yang sering dipakai untuk mengobati infeksi terkait HIV juga dapat menyebabkan ruam. Obat ini termasuk kotrimoksazol dan dapson

Jika ruam tidak dapat ditahan, mungkin kita harus berhenti penggunaan obat yang menyebabkannya. Mungkin kita dapat coba memakainya kembali setelah beberapa waktu, namun jika ruamnya berat, obat tersebut tidak dapat dipakai lagi.

Kadang ada laporan bahwa kulit menjadi semakin gelap setelah mulai beberapa ARV. Belum jelas mengapa ini terjadi, tetapi masalah ini tidak berbahaya, walau dapat mengganggu.

Cahaya Matahari

Odha sering kali melaporkan kulitnya lebih peka terhadap cahaya matahari. Ini dapat disebabkan HIV sendiri atau efek samping obat. Untuk mencegah terbakar cahaya matahari, mengoleskan kulit dengan losion anticahaya matahari (sunblock) satu jam sebelum kita keluar. Satu produk yang cocok adalah Vaseline Intensive Care Healthy Sunblock SPF 30/PA++ (angka SPF menunjukkan kemampuannya untuk menyaring cahaya – harus 30 atau lebih). Waktu dioleskan, jangan raba-raba – losion itu tidak harus masuk ke kulit.

Mandi

Masalah kulit dapat diburukkan dengan cara mandi. Penggunaan sabun yang ‘keras’, terutama sabun desinfektan misalnya sabun Dettol, merangsang masalah kulit. Lebih baik kita pakai sabun yang halus, seperti sabun cair khusus untuk bayi. Lagi pula, bila kita mandi dua kali sehari, mungkin sebaiknya kita hanya mandi dengan sabun sekali sehari. Pada kali yang lain, kita bisa mandi tanpa sabun.

Garis Dasar

Masalah kulit dapat disebabkan oleh berbagai alasan, termasuk alergi, infeksi HIV, infeksi atau efek samping obat, dan juga sangat umum pada orang yang tidak terinfeksi HIV. Masalah kulit juga dapat diburukkan oleh cahaya matahari atau sabun.

Infeksi kulit dapat diobati; jangan ragu periksa ke dokter. Namun masalah kulit dapat kambuh, terutama bila sistem kekebalan tubuh sudah mulai rusak. Karena kita lebih rentan terhadap infeksi kulit bila jumlah CD4 kita rendah, sering kali cara terbaik untuk mengobati masalah kulit terkait HIV adalah dengan memulai ART.

Masalah kulit yang dialami sebagai efek samping obat dapat berat atau pun gawat. Setelah kita mulai memakai obat tertentu, sebaiknya kita segera periksa ke dokter jika kita mengalami ruam.
Merasa tertular virus HIV ? Siapa sih yang tidak merasa takut dengan penyakit HIV ?  penyakit yang sampai sekarang secara modern belum ada obatnya. Bila anda merasa tertular window periode  kita hanya bisa berupaya mencegahnya

Inilah cara yang paling aman untuk Pencegahan HIV agar terhindar dari penyakit HIV dan terkena AIDS adalah :

  • Melakukan hubungan seksual dengan pasangan yang sah
  • Hindari hubungan seksual di luar nikah atau sesama jenis untuk mengindari azab / murka Allah
  • Tidak berhubungan seks dengan orang yang terinfeksi virus HIV.
  • Pastikan bahwa darah yang akan di transfusi steril dari kontaminasi virus HIV
  • Penyalahgunaan narkoba dengan jarum suntik sangat mudah sekali menularkan virus HIV.
  • Bayi baru lahir dari ibu penderita HIV pastikan bayi dalam pengawasan dokter spesialis
Bagaimana bila anda merasa beresiko

  • Tetaplah tenang jangan gelisah karena kegelisahan anda melemahkan daya tahan tubuh anda
  • Segera konsultasikan ke dokter VCT setempat agar di berikan Pencegahan HIV atau hub kami Tabib Masrukhi  0857 7000 8151 
  • Dan yang terpenting senantiasa berdoa kepada Allah
Demikian semoga Allah memberikan pertolongan kepada hamba yang di kehendaki-Nya